gemuk is desire

February 21, 2007

Bangsa Yang Menggemari Pedofilia

Filed under: Essays

Bangsa Yang Menggemari Pedofilia

Oleh : Zayyin Alfi Jihad

Ketika mendengar kata pedofilia, bayangan saya langsung tertuju pada beberapa berita yang akhir-akhir ini banyak menghiasi rubrik kriminal baik di media cetak maupun elektronik. Pada rubrik kriminal tersebut sering ditemukan beberapa kasus yang melibatkan anak kecil sebagai korbannya. Misalnya, kasus pencabulan yang dilakukan seorang kakek pada cucunya yang masih ingusan, seorang ayah yang tega menyiksa anak kandungnya yang masih di bawah umur, dan masih banyak lagi beberapa tragedi yang melibatkan anak-anak di bawah umur sebagai objek kekerasannya.

Anak-anak seharusnya bisa tertawa riang dan bermain dengan gembira. Bukan malah dijadikan objek kekerasan yang bisa menyebabkan kematian mereka. Kehidupan anak-anak yang semestinya bisa dinikmati dengan rasa suka cita malah menyisakan ruang-ruang kekhawatiran atas keberlangsungan kehidupan mereka. Isak dan tangis kemudian menjadi penghias anak-anak yang pernah mengalami tragedi penyiksaan tersebut. Hal ini makin diperparah dengan sedikitnya anak-anak yang mau mengadu ke pihak yang berwajib, atau minimal kepada orang terdekatnya tentang derita yang mereka alami. Hal ini juga yang kemudian sering menyulitkan petugas untuk mengambil tindakan.

Untunglah pada tahun 2002 kemudian pemerintah mengeluarakan UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Dengan adanya undang-undang ini, setidaknya sudah ada payung hukum yang mampu menaungi anak-anak tersebut dari perilaku orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Selanjutnya, tinggal bagaimana menyosialisasikan undang-undang ini ke masyarakat. Sebab, masyarakat di negara ini sering bersifat apatis terhadap hukum, karena orientasi hukum yang masih tebang pilih dalam menentukan kebenaran.

Pedofilia adalah kecenderungan untuk melakukan aktivitas seksual dengan anak-anak kecil. Di negara-negara barat, pedofilia biasanya diartikan sebagai keinginan untuk melakukan aktivitas seksual dengan anak yang berusia di bawah 13 tahun. Seseorang yang didiagnosis pedofilia, setidaknya berusia 16 tahun dan biasanya minimal 5 tahun lebih tua daripada korban. Penderita sangat terganggu dan fikirannya dipenuhi dengan khayalan seksual tentang anak-anak, meskipun tidak terjadi aktivitas seksual yang sesungguhnya. Penderita mungkin hanya tertarik pada anak-anak kecil dalam keluarganya sendiri (incest), atau mereka bisa juga mengincar anak-anak kecil di lingkungan sekitarnya. Penderita bisa melakukan pemaksaan atau kekerasan untuk berhubungan seksual dengan anak-anak tersebut dan memberikan ancaman agar korbannya tutup mulut.

Namun pada perkembangannya perilaku pedofilia ini tidak hanya berkutat pada wilayah seksual belaka. Sebab, pemuasan yang didapat tidak hyanya sebatas pada wilayah seksual. Kepuasan itu juga terjadi saat pelaku melakukan penyiksaan, kesewenang-wenangan, arogansi, hingga mengakibatkan kematian.

Bagaimana jadinya jika perilaku pedofilia kemudian menjalar pada berbagai bidang yang masuk dalam kategori anak-anak. Anak-anak tidak hanya dimaknai sebagai realitas fisik (seperti bocah kecil berusia 1-18 tahun) dengan segala sifat-sifatnya. Akan tetapi, muncul sebagai sebuah realitas yang dianggap masih baru, muda, masa pertumbuhan dan berhak mendapat masa depan yang cemerlang. Bayangkan jika jika perilaku pedofilia kemudian bermunculan pada wilayah ekonomi, politik, sosial dan budaya, bagaimana kemudian metamorfosa pedofilia itu berlangsung?

Pedofilia dan Penyakit Nasional

Pasca reformasi 1998, indonesia mengalami perubahan yang cukup signifikan. Demokrasi menjadi buah bibir di mana-mana. Demokrasi diangggap sebagai satrio piningit yang akan membawa Indonesia pada tatanan negara yang lebih maju dan harmonis. Atas dasar demokrasi jugalah, kemudian kran kebebasan bergaung di mana-mana, masyarakat mulai merasa dirinya punya hak terhadap negaranya.

Akan tetapi pertumbuhan demokrasi yang baru seumur jagung ini banyak mengalami kejadian tragis di dalamnya. Pada awal pemerintahan telah tercium aroma politis yang cukup kuat. Hal ini ditunjukan dengan keberadaan para wakil rakyat yang hanya mementingkan ambisi pribadi dan partai. Mereka lebih sering memikirkan kemenangan partai dan kenaikan gaji daripada harus bersusah payah berfikir untuk menumbuhkan iklim demokratis di masyarakat (ingat kasus rapelan gaji angota dewan). Para wakil rakyat hanya menjadi alat dan simbol untuk mencabuli nilai-nilai demokrasi yang baru mulai tumbuh di negari ini.

Pertumbuhan ekonomi pasca resesi yang baru belajar melangkah, tiba-tiba harus tersungkur dengan adanya kenaikan BBM (Bahan Bakar Minyak) yang berlapis. Hal ini telah mengakibatkan banyak memunculkan orang-orang miskin baru. Kenaikan BBM yang diikuti dengan kenaikan berbagai macam harga di beberapa sektor telah membuat masyarakat menjadi semakin kerdil dengan kehidupannya. Karena kenaikan BBM, masyarakat nelayan telah mengalami kerugian yang begitu besar dan membuat mereka enggan untuk melaut, sebab biaya membeli solar sangat tinggi dan tidak sebanding dengan hasil tangkapan mereka. Kenaikan BBM pula yang mengakibatkan beberapa orang tidak mampu lagi membeli kebutuhan pokok mereka. Sehingga banyak ditemui orang-orang yang hanya bisa mengonsumsi gaplek (makanan dari ketela pohon), nasi aking (olahan dari nasi yang sudah basi) dan bahkan beberapa lainnya hanya mengandalkan belas kasihan orang lain untuk makan sehari-hari. Bukankah pemerkosaan pada pertumbuhan ekonomi yang baru merangkak juga perilaku pedofilia? Apakah pelecehan atas hak-hak masyarakat untuk mendapat kesejahteraan yang layak juga disebut perilaku pedofilia?

Perilaku pedofilian juga bisa kita temui pada persoalan sosial dan budaya. Perdamaian yang mulai bersemi di negera ini pasca konflik SARA yang terjadi di Ambon, Maluku, Poso dan beberapa daerah lainnya harus terkoyak lagi oleh tangan-tangan yang tidak bertanggungjawab. Keresahan kembali menggelayuti para warga di Bumi Sintuwu Maroso alias Poso. Akhir-akhir banyak sekali kejadian dan isu-isu yang mencoba menciptakan iklim tidak tenang yang berbau SARA di bumi Poso. Mulai dari peristiwa mutilasi tiga siswi SMU yang menghebohkan hingga isu-isu bom dan yang terakhir adalah kasus Tanah Runtuh yang menewaskan satu orang dan melibatkan beberapa anggota Brimob dan TNI. Perdamaian yang mulai dipupuk dari awal dan baru bertunas ini telah dikoyak oleh tangan-tangan yang tidak bertanggungjawab, apakah ini juga bukan bagian dari praktik pedofilia?

Pendidikan yang diharapkan mampu membentuk generasi bangsa yang lebih maju dan berwawasan luas ternyata malah membuat banyak anak usia sekolah di negara ini tidak dapat menikmatinya. Hal ini disebabkan biaya pendidikan yang mahal. Sehingga tidak mampu dijangkau oleh masyarakat miskin. Pendapatan mereka hanyab cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Boro-boro memikirkan sekolah, untuk makan keesokan harinya saja mereka pusing memikirkannya. Kondisi pendidikan semacam ini telah “membunuh” anak bangsa yang harusnya mengenyam pendidikan untuk masa depannya. Akhirnya mereka hanya puas dengan menjadi gelandangan di jalanan tanpa jaminan hidup yang layak.

Bangsa dengan kondisi yang Akut

Kalau perilaku pelecehan dan kekerasan terhadap Anak mampu dipayungi dalam naungan aturan dan undang-undang yang jelas, lalu bagaimana dengan perilaku-perilaku pedofilia pada ranah yang lebih publik dan korban yang dihasilkan juga lebih banyak. Bukankah membakar hutan yang mengakibatkan kematian berbagai macam tanaman yang baru tumbuh dan siap berkembang adalah kecenderungan pedofilia? Mahalnya biaya pendidikan yang mengakibatkan banyak anak-anak usia sekolah harus meninggalkan bangku sekolah karena tidak mampu menyelesaikan urusan administrasi, apakah juga bukan kecenderungan pedofilia? Mencederai iklim demokratis yang baru muncul dengan ambisi-ambisi politis yang mengakibatkan bangsa ini terus terseok, apakah juga bukan perilaku peofilia?

Apakah hal ini hanya akan menjadi tontonan keseharian masyarakat, layaknya menikmati suguhan sinetron yang tiap jam selalu muncul. Perilaku-perilaku ini semakin hari semakin bertumpuk, dan penyelesaiannya pun selalu dinisbatkan kepada waktu, sebab banyak persoalan-persoalan tersebut hanya menguap tanpa penyelesaian yang jelas seiring berjalannya waktu

Zayyin Alfi Jihad, S. Fil.I

Penulis adalah Mahasiswa Pasca Sarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Researcher pada CSAT (Center Of Social Analysis and Transformation)

E-Mail : zayyinjihad@yahoo.com

Telp : 081 5795 3366

4 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://dulgemuk.blogsome.com/2007/02/21/bangsa-yang-menggemari-pedofilia/trackback/

  1. Sepertinya ada tenggat waktu yang harus sedikit direntangkan secara matematis untuk menarik fenomena pedofilia itu ke ranah sosial. 1 tahun bagi usia manusia sama dengan berapa tahun bagi usia bangsa…

    Kalau tidak begitu, jangan-jangan bangsa ini belum jadi anak-anak, tapi malah masih bayi..??

    Tabik, Sinyo…!!!

    Comment by Iqbal @l_Imam — February 23, 2007 @ 3:15 am

  2. PANTUN GELOMBANG CINTA
    ( JERIT HATI DAN HARAPAN RAKYAT JELATA )
    Oleh : Maulana Mahbub Al - Majnun

    NUSANTARA NEGERI YANG KAYA
    TEMPAT KORUPTOR BERPESTA PORA
    HUKUM HANYA MILIK YANG KAYA
    KESEWENANG - WENANGAN MERAJALELA

    SUDAH JATUH TERTIMPA TANGGA
    LIHAT ORANG SUSAH MALAH TERTAWA
    BENCANA JADI OBYEK WISATA
    PENGGAL SAJA BIANG KEROKNYA

    DUNIA DISEMBAH LAYAKNYA TUHAN
    AGAMA JADI BAHAN CEMOOHAN
    TAK DIRASA SEMUA PERINGATAN
    NUSANTARA NEGERI KUTUKAN

    BEBAN HIDUP SEMAKIN BERAT
    ORANG BAIK BERUBAH JAHAT
    TOBAT NASIONAL SUDAH TERLAMBAT
    NUSANTARA MENUJU KIAMAT

    KAMI WONG CILIK INGIN MENGADU
    KEPADA SIAPA KAMI TAK TAHU
    BERULANG KALI NYOBLOS PEMILU
    TAPI KAMI SELALU TERTIPU

    NASIB KAMI TAK PERNAH MENENTU
    SAMPAI KAPAN KAMI TAK TAHU
    BERHARAP - BERDOA SEPANJANG WAKTU
    KAPAN LAKU GELOMBANG CINTAKU ?

    KAMI WONG MLARAT PALING NGGAK KUAT
    BILA MELIHAT TINGKAH POLAH PEJABAT
    SEMUCI – SUCI DAN SEOLAH NINGRAT
    PADAHAL DIBELAKANG, . . . . BEJAT

    KAMI WONG CILIK CUMA INGIN TAHU
    INI MEMANG BENAR ATAU CUMAN ISU ?
    AKAN MUNCUL SEORANG RATU
    YANG MEMIMPIN ATAS PERINTAH WAHYU

    KEYAKINAN TAK BUTUH PEMBUKTIAN
    MANUSIA BEBAS TENTUKAN PILIHAN
    DIPUNCAK ZAMAN KEHANCURAN
    ADAKAH JENDRAL BERHATI INTAN ?

    AKU MEMANGGILMU KSATRIA NUSANTARA
    KARENA DHARMAMU PADA KEBENARAN
    WALAU NASIBMU TERLUNTA – LUNTA
    SEMOGA ENGKAU BEROLEH PANGAYOMAN

    AKU MEMANGGILMU PANDITA NUSANTARA
    KARENA LAKUMU - LAKU YANG SUCI
    WALAU DIHEMPAS BADAI DERITA
    SEMOGA HIDUPMU SELALU DIBERKATI

    MANUSIA PICIK GAMPANG BERMUSUHAN
    LANTARAN NAIF MEMAKNAI FIRMAN
    BILA TAK TURUN WAHYU KEPEMIMPINAN
    PENAFSIRAN EGO MENJADI TUHAN

    UMAT MENCARI – CARI DISAAT SEKARAT
    SOSOK MANUSIA YANG MENERIMA WAHYU
    MELURUSKAN KEMBALI AJARAN NABI MUHAMMAD
    BUKAN WAHYU AGAMA BARU

    NUSANTARA TAK SABAR MENANTI
    TERBITNYA FAJAR - SANG MENTARI HARAPAN
    LANGKAH AVATAR SANGAT HATI – HATI
    GELAP MALAM PENUH JEBAKAN

    SATRIO PININGIT RAHASIA ILLAHI
    MANUSIA LUGU MBOTEN MITAYANI
    TAK TERJANGKAU SEMUA PREDIKSI
    JUGA ILMU PENERAWANGAN TERTINGGI

    KELUAR MASUK PURA MANGKUNEGARAN
    ALLHAMDULILLAH ORA KONANGAN
    KELUAR MASUK RUMAH PEJABAT
    TETAP SAJA TIDAK TERLIHAT

    SATRIO PININGIT RAHASIA ILLAHI
    MANUSIA LUGU MBOTEN MITAYANI
    TAK TERJANGKAU SEMUA PREDIKSI
    JUGA PENERAWANGAN GAIB TERTINGGI

    KECUALI OLEH MEREKA YANG DIKEHENDAKI
    DIANTARA HAMBA – HAMBA SEJATI
    YANG RELA MEMPERSEMBAHKAN DIRI
    DEMI TEGAK HUKUM - KEADILAN ILAHI

    NUSANTARA TAK SABAR MENANTI
    SATRIO PININGIT RAHASIA ILLAHI
    SEDERHANA, TAK BANYAK KONSEP TEORI
    CUKUP MENGAMBIL YANG TULUS SUCI

    RATU ADIL ALIAS IMAM MAHDI
    TAK PUNYA AMBISI MEMIMPIN NEGERI
    MANUSIA LUGU MBOTEN MITAYANI
    HANYA JALANKAN AMANAH ILLAHI

    RATU ADIL ALIAS IMAM MAHDI
    TAK PUNYA AMBISI MEMIMPIN NEGERI
    CUKUP MENCETAK KADER MUMPUNI
    LALU MENGHILANG BAK DITELAN BUMI

    KITA SAMPAI DIBATAS WAKTU
    KEBENARAN SEJATI MENUNTUN LAKU
    LETAKKAN SEMENTARA PEMAHAMANMU
    KITA DENGARKAN PENUTURAN WAHYU

    BAGI YANG SUNGGUH MEMBUKA HATI
    DENGAN POLOS TANPA PRASANGKA
    SATRIO - PINANDITA SIAP MENEMANI
    SAMPAIKAN KEBENARAN APA ADANYA

    TABIR MASA MEMBUNGKUS RAHASIA
    KAYAKAN CERITA AKAN NUANSA
    BERDETAK JANTUNG KARENA ASA
    MENGUJI NYALI JIWA PERKASA

    WAHAI APARAT - PENEGAK HUKUM NEGARA
    WAHAI ULAMA – PANDITA NUSANTARA
    WAHAI PUTRA – PUTRA TERBAIK BANGSA
    APAKAH AKAL DAN NURANIMU BUTA !!

    Semarang,15 November 2007
    Ditemani Gudang Garam Surya
    Gudang air mata,Garam kehidupan, Surya pencerahan
    Bravo IMAM MAHDI, para kekasih tak sabar menanti

    Hidayah datang tak pandang bulu
    Merasuk kedasar keyakinan,sepenuhnya atas kuasaNYA
    salam bagi semua “orang gila” Semoga kita segera bersua.
    Puisi ini adalah puisi orisinil penulis, yang diilhami dari mimpi 7 kali berjumpa IMAM MAHDI alias RATU ADIL alias SATRIO PININGIT alias AVATAR alias SATRIO PINANDITO SINISIHAN WAHYU alias
    “MALIKUL MUQSITH”
    Allah Subhaanahu Wataaala memberi GELAR KHUSUS sosok orang yang menerima wahyu diakhir zaman ini dengan gelar dan panggilan “MALIKUL MUQSITH”
    MALIKUL – MUQSITH bila diterjemahkan dalam bahasa Indonesia kurang lebih berarti RAJA ( PENEGAK ) KEADILAN alias RATU ADIL.
    Dia menerima wahyu untuk meluruskan kembali ajaran Nabi Muhammad yang sudah banyak di selewengkan, ditambah – dikurangi serta di putar balikkan. Wahyu yang diterima bukanlah wahyu KENABIAN sehingga jelas tidak membawa AGAMA BARU, dan orang yang menerima wahyu ini sangat tidak pantas dan SALAH BESAR jika di sebut NABI BARU.
    IMAM MAHDI adalah sebutan atau istilah yang lain untuk sosok yang dipanggil ALLAH dengan MALIKUL MUQSITH ini, ia NYATA dan memang benar – benar ADA. IMAM MAHDI berarti pemimpin pemberi petunjuk . RATU ADIL juga menerima wahyu kepemimpinan dalam arti RATU ADIL adalah orang yang memang dipilih ALLAH dan DIPERINTAH untuk memimpin dan membenahi negeri ini (NUSANTARA). Dalam konteks Indonesia yang sempit, beliau menjadi RATU ADIL dan dalam kapasitas yang lain dalam konteks dunia yang lebih luas beliau menjadi IMAM MAHDI.

    Di zaman kelak Ratu Adil memimpin, kebenaran dan HUKUM ILAHI akan benar – benar ditegakkan. Meskipun beliau seorang muslim yang taat menjalankan syariat, tapi beliau memiliki toleransi dan apresiasi yang tinggi dengan semua pemeluk agama dan semua aliran kepercayaan. Beliau mengayomi semua golongan dengan keadilan, kebenaran, dan kejujuran. Beliau didampingi oleh ruh - ruh para Nabi dari semua AGAMA BESAR di dunia, baik Isa, Muhammad, Musa, Daud, Adam, Sri krisna, & Sidharta Gautama. Selain itu turut mendampingi beliau ruh leluhur Pulau jawa yaitu Sunan Lawu alias Brawijaya Pamungkas, Eyang Sabdo Palon dan Naya Genggong. Selain itu turut mengawal beliau ruh-ruh seluruh raja NUSANTARA yang bertaqwa .Juga banyak ratusan ruh wali-wali dari semua agama di sepanjang sejarah umat manusia . Allah tidak tanggung – tanggung dalam menurunkan seluruh KEKUATANNYA untuk mewujudkan tata kehidupan dunia yang lebih spirituaL dan lebih manusiawi. Kekuatan Allah itu dititipkan sebagai fasilitas perjuangan kepada IMAM MAHDI – RATU ADIL dan PASUKANNYA. Alangkah berbahagia jika anda yang membaca tulisan ini bisa ambil bagian menjadi pasukan MALIKUL MUQSITH ini.

    Penulis sebelumnya adalah orang yang skeptis akan RATU ADIL yang menurut penulis itu Cuma MITOS. Tetapi petunjuk mimpi yang beruntun sebanyak 7 kali dalam kurun waktu th. 2005 – 2007, telah merubah pandangan dan keyakinan penulis secara drastis dan radikal - karena disetiap mimpi, gambarannya begitu jelas dan gamblang. Serta “ndilalah” semua informasi dari ketujuh petunjuk mimpi bisa terekam rinci dalam ingatan penulis. Selain berisi banyak informasi, petunjuk mimpi itu juga memberi beberapa terapi atau METODE PEMBERSIHAN JIWA TERBAIK MENURUT VERSI ALLAH SWT, sehingga berpengaruh dahsyat bagi lahir batin penulis.

    Tulisan ini adalah media bagi penulis untuk berbagi pengalaman dan mempromosikan keyakinan yang nyata. Dan semoga berguna sebagai sarana untuk menjembatani pemahaman masyarakat terhadap keberadaan Beliau yang sebenarnya memang nyata adanya. Penulis prihatin dengan banyaknya orang yang mengaku – aku menerima wahyu tanpa bisa memberi bukti kongkrit yang meyakinkan bahwa mereka (yang ngaku-ngaku itu) benar – benar menerima wahyu. Sebagai panduan agar masyarakat tidak dibodohi maka penulis ingin menginformasikan bahwa orang yang menerima wahyu :

    1. Kenal akrab dengan Malaikat Jibril sebagai Malaikat Penyampai Wahyu. Dan tahu secara rinci tentang Jibril- termasuk bunyi redaksi tasbih malaikat jibril kepada Allah.Begitu pula bacaan tasbih dari Malaikat – Malaikat yang lain, Imam Mahdi yang sanggup berkomunikasi dengan mereka pasti tahu bacaannya semua.

    2. Jika benar seseorang menerima wahyu, dia pasti juga mengalami pembersihan jiwa langsung dari Allah sebagaimana Nabi Muhammad mengalaminya. Mengapa ? karena untuk menerima wahyu suci, jiwa seorang penerima wahyu HARUS disucikan dulu oleh Dzat yang Maha Suci untuk sanggup menerima wahyu yang suci.

    3. Sebagai sesama penerima wahyu, seorang IMAM MAHDI atau apapun istilah dan namanya pasti sangat mengenal SELUK BELUK nabi - nabi sebelumnya yang juga menerima wahyu. Meskipun dalam konteks IMAM MAHDI wahyu yang turun bukanlah wahyu kenabian, tetapi pasti seorang IMAM MAHDI mengenal dengan rinci rahasia yang dimiliki Nabi Muhammad, begitu juga nabi – nabi sebelumnya. Sebagai cara untuk mengetes misalnya :
    a. Seorang IMAM MAHDI pasti tahu dan bisa menunjukkan bacaan tasbih Nabi Daud kepada Allah.
    b. Imam Mahdi pasti tahu hadist – hadist Nabi Muhammad yang di palsukan atau yang TAK PERNAH SAMPAI kepada kita karena sebab – sebab tertentu padahal dulu hadist itu benar – benar ada.
    c. Imam Mahdi pasti tahu kapan dan pada usia berapa Nabi Isa wafat, dan tahu bunyi doa yang dipanjatkan Nabi Isa saat diizinkan Allah menghidupkan orang yang sudah mati.

    4. Bila benar seorang RATU ADIL sejati yang menerima WAHYU KEPEMIMPINAN, dia pasti :
    a. Mengerti kunci untuk membuka harta karun NUSANTARA dan seluruh kekayaan alam yang berguna untuk membangun kemakmuran rakyat.
    b. Sanggup meluruskan sejarah perjalanan bangsa yang diputarbalikkan.
    c. Mengerti cara yang paling tepat dalam memimpin dan mengatur INDONESIA.

    Minimal pertanyaan - pertanyaan diatas jika bisa di jawab oleh siapa saja yang mengaku - aku dan ia bisa menunjukkan dengan meyakinkan, maka BER BAI’AT LAH karena seorang IMAM MAHDI yang sejati pasti bisa menjawab semua pertanyaan yang sangat mendasar dan eksistensial itu.
    Baiklah, kami kira masih banyak petunjuk mimpi yang tidak semuanya bisa saya ungkapkan-kecuali jika anda meyakini karena didorong oleh rasa pencarian sejati layaknya seorang pencari kebenaran ALLAH yang hakiki.

    Cukup sekian semoga tulisan ini bisa berguna……amin.
    Sekian..

    Tertanda,
    01’12’2007
    Sunan Kuning Penebar Pesona
    Indonesia

    Keyakinan lebih besar dari kajian seribu kitab.
    Terima kasih telah menyebar luaskan informasi diatas,
    salam

    Comment by sunan kuning penebar pesona — December 5, 2007 @ 8:30 am

  3. TAK PERLU RISAU KAWAN…

    Jangan penuhi perasaan anda akan hal-hal mistis, bukankah Islam memiliki ruang mistisnya, yakni tasawuf, padahal dalam ruang mistis itu terdapat lorong menuju sejatinya Tuham, Dzat Yg Maha Tunggal. Tugas anda jangan lalaikan jika langkah umat Islam tidak berhenti pada tataran syariat, lanjutkan sampai pada ma’rifat. Tapi ma’rifat tersimpan rapat di relung Maha Gaib. Kapan lagi anda akan mencapai wushul, jika selalu dicekam rasa selalu su’udhon, menutup diri, dan memaknai kegaiban yg mistik sebagai aura musyrik dan bid’ah. Kapan anda akan menjadi zuhud ?? zuhud tak dapat dicapai hanya dengan “kenyang” makan “kulit kelapa” (syariat). Tarekat itu ibarat tempurung kelapanya, daging kelapanya ibarat hakikat, dan…air kelapa itu ibarat ma’rifat. Tugas anda tidak boleh berkutat hanya mandeg di lingkup syariat, tetapi harus minum air kelapanya (ma’rifat). Setelah anda mencapai wushul, disanalah anda akan menemukan rumus tuhan yg qodrat.

    Siapapun orangnya dan apapun agamanya, apabila sudah dengan tepat menjawab pertanyaan di bawah ini, akan memiliki tingkat pemahaman sebagaimana tataran yg telah berhasil dicapai oleh Sunan Kuning Penebar Pesona:

    sunan kuning memang “virus” bagi orang2 yg nalar dan hati nuraninya sudah tertutup kemutlakan dogma.

    siapkan diri anda untuk menjawab:
    jujur lah, bukalah mata di dalam hati, telaah dalam nurani, gunakan insting kemanusiaan, berangkat dari perasaan yg netral, fikiran dan nalar yg jernih, hati yg bersih dari sikap serba “pokoknya”, gunakan jiwa yg bening, lalu bacalah dalam hati semua tulisan sunan kuning….
    jika anda jujur pada diri sendiri…niscaya akan menemukan rahasia besar Illahiyah dalam kehidupan ini.

    Untuk mencapai pemahaman pada tataran tsb, jawablah pertanyaan berikut, cara menjawab jangan menggunakan dalil atau dogma (yg tak bisa didiskusikan), tapi gunakanlah akal budi dan hati nurani anda :

    1. Tuhan adalah Dzat, yg berbeda dengan makhluk, tak berupa, tak berbau, tak berujud, tak bernama. Lalu siapa yg memberi nama kepada tuhan sebagai Allah, Alloh, Tuhan, Tuang Alah, Pi khong, Dewa, Hyang Widhi, Gusti Pengeran, God, Dzat, dst ?
    2. Sembahyang itu wajib, siapa yg mewajibkan ? anda sendiri sebagai manusia yg memiliki tingkat kesadaran tinggi menyadari sebagai mahluk yg sangat berhutang kpd Tuhan, atau Tuhan yg tak rugi jika tak disembah manusia sejagad raya?
    3. Anda melaksanakan sembahyang (misalnya; shalat) apa motifasi anda ? apakah tuhan yg mewajibkan, sehingga anda melaksanakannya karena takut neraka dan pamrih pahala ? atau anda memiliki kesadaran tingkat tinggi, bahwa sembahyang adalah kebutuhan anda ? jika memang manusia yg butuh sembahyang, lantas mengapa manusia masih sibuk menghitung dan mengharap-harap mendapat pahala ?
    4. Muslim mengatakan bahwa pada bulan suci ramadhan,semua setan demit iblis dibelenggu Tuhan. Tapi mengapa pada bulan ramadhan masih ada saja orang yg kesurupan ? masih ada kasus pembunuhan, perkosaan, tawur, korupsi, judi, bohong, maling, mabok ? kejahatan itu muncul atas bisikan siapa? setan kah atau hati (nafsu hawa) anda sendiri ? lalu yg membelenggu setan itu siapa, Tuhan atau diri kita sendiri yg membelenggu ??

    4. Mengapa semua umat dari agama manapun sering merasakan hal yg sama yakni; wahyu, karomah, terkabul doanya, kekuasaan Tuhan begitu dekat. padahal nama Tuhan mereka berbeda-beda.

    5. Musibah, bencana, dan wabah..anda anggap sebagai cobaan dari Tuhan untuk orang2 yg beriman, atau bentuk teguran, hukuman, azab bagi manusia agar pandai bersyukur ?

    6. Apakah seseorang bisa masuk neraka gara-gara salah emanggil nama tuhannya? padahal org tersebut sangat berbudi luhur dan terpuji tingkahlakunya selama hidup?

    hentikan sikap picik dan egois manusia yang slalu mengkambinghitamkan setan, karena setan itu tidak lain adalah hawa nafsu anda sendiri.

    sembah lah tuhan dan berbuat baik lah pada sesama tanpa mengharapkan pahala.

    http://sabdalangit.wordpress.com

    Comment by sabdalangit — October 27, 2008 @ 8:38 pm

  4. Assalamu’alaikum Warohmatullah Wabarokatuh

    Sholawat & salam selalu tercurah kepada Para Utusan/Rasull ALLAH SWT.

    WASIAT DARI ALLAH SWT & PARA ROSUL ALLAH
    PEMIMPIN SEJATI MASA DEPAN YANG MEMILIKI JATI DIRI

    Untuk menjadi “Pemimpin Masa Depan” bangsa Indonesia, harus tahu/paham betul dan dapat membawa masyarakat, bangsa & Negara sesuai dengan “JATI DIRI BANGSA INDONESIA”.

    JATI DIRI BANGSA INDONESIA terbagi kedalam dua sisi yaitu :

    INTERNAL :

    Sebagai Pemimpin Bangsa harus dapat mengantarkan bangsa Indonesia untuk MEMBANGUN, MENATA dan MENSEJAHTERAKAN MASYARAKAT secara adil, aman, tentram dan semua pemeluk agama dapat hidup berdampingan layaknya hidup dalam “SURGA DUNIA” yang seperti kita khayalkan/idamkan saat ini.

    EXTERNAL :

    Dapat mengantarkan bangsa Indonesia menuju “MERCUSUAR DUNIA” dalam hal mana akan terjadi tatanan masyarakat Global, secara Fisik dan Non Fisik :
    - FISIK : pembangunan dunia untuk dijadikan kehidupan layaknya “SURGA DUNIA”
    - NON FISIK : Membentuk Mental dan Spiritual umat agar lebih spiritual dan manusiawi.

    JATI DIRI BANGSA hanya dapat terwujud/terlaksana apabila pemimpinnya berasal dari Insan Hablumminallah (Manusia Sejati yang telah ditinggikan derajatnya oleh ALLAH SWT, dimana segala tidakan/perbuatannya telah mendapatkan ridho dari sisi-Nya dan merupakan “kepanjangan langkah dan tangan ALLAH SWT” di dunia).

    Maka melalui tulisan ini saya bermaksud mengabarkan “berita baik” dari ALLAH SWT & Para Rosul ALLAH, tentang Pemimpin Masa Depan Yang Memiliki Jati Diri yang diharapkan oleh kita semua.

    ALLAH SWT berfirman:

    Katakanlah: “Jika kamu menyembunyikan apa yang ada dalam hatimu atau kamu melahirkannya, pasti Allah mengetahui.” Allah mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS. Ali Imran (3) : 29)

    1. Mencari Pemimpin Masa Depan sesungguhnya merupakan rahasia ALLAH SWT, & ALLAH SWT telah & akan memberitahukan kepada umat manusia yang diridhoi-Nya.

    ALLAH SWT berfirman:

    Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau beri rezeki siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisab”.(QS. Ali Imran (3) : 27)

    Allah menentukan rahmat-Nya (kenabian) kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah mempunyai karunia yang besar.(QS. Ali Imran (3) : 74)

    (Kami terangkan yang demikian itu) supaya ahli Kitab mengetahui bahwa mereka tiada mendapat
    sedikitpun akan karunia Allah (jika mereka tidak beriman kepada Muhammad), dan bahwasanya karunia itu adalah di tangan Allah. Dia berikan karunia itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar. (QS. al-Hadid (57) : 29)

    2. Pemimpin Masa Depan yang memiliki jati diri dapat mensejahterakan kita semua atas dasar keridhoan untuk menerima & melaksanakan perintah secara langsung dari ALLAH SWT (Insan Hablumminallah), bukan semata-mata pilihan manusia yang selalu berpatokan kepada hasil pandangan/pikiran, pendengaran/ucapan (Hablumminanas).

    ALLAH SWT berfirman:

    Sesungguhnya Kami telah menurunkan ayat-ayat yang menjelaskan. Dan Allah memimpin siapa yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus.(QS. an-Nur (24) : 46)

    Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman diantara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan merobah (keadaan) mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang yang fasik. (QS. 24:55)

    3. Dasar keridhoan dari ALLAH SWT (Insan Hablumminallah) tersebut merupakan kunci utama dalam mensejahterakan umat manusia, karena kepada Insan Hablumminallah ALLAH SWT telah menyerahkan seluruh kerajaan bumi.

    ALLAH SWT berfirman:

    Katakanlah: “Wahai Rob Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.
    (QS. Ali Imran (3) : 26)

    Tiadakah kamu mengetahui bahwa kerajaan langit dan bumi adalah kepunyaan Allah? Dan tiada bagimu selain Allah seorang pelindung maupun seorang penolong.(QS. al-Baqarah (2) : 107)

    Kepunyaan Allah segala yang ada di langit dan di bumi; dan kepada Allah dikembalikan segala urusan.(QS. Ali Imran (3) : 109)

    Kepunyaan Allah apa yang ada di langit dan yang ada di bumi. Dia memberi ampun kepada siapa yang Dia kehendaki; Dia menyiksa siapa yang Dia kehendaki; dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Ali Imran (3) : 129)

    Kepunyaan Allah kerajaan langit dan bumi; dan Allah Maha Perkasa atas segala sesuatu.
    (QS. Ali Imran (3) : 189)

    Dan kepunyaan Allah kerajaan langit dan bumi dan kepada Allah kembali (semua makhluk).
    (QS. an-Nur (24) : 42)

    Ketahuilah sesungguhnya kepunyaan Allah apa yang di langit dan di bumi. Sesungguhnya Dia mengetahui keadaan yang kamu berada didalamnya (sekarang). Dan (mengetahui pula) hari (manusia) dikembalikan kepada-Nya, lalu diterangkan-Nya kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.(QS. an-Nur (24) : 64)

    Kerajaan langit dan bumi. Kepunyaan-Nyalah kerajaan langit dan bumi. Dan kepada Allah dikembalikan segala urusan.(QS. al-Hadid (57) : 5)

    4. ALLAH SWT telah memberi derajat yang tinggi disisi-Nya karena mengemban tugas dan tanggungjawab yang mulia secara langsung untuk mensejahterakan umat manusia didunia.

    ALLAH SWT berfirman:

    Dan Dialah yang menjadikan kamu penguasa-penguasa di bumi dan Dia meninggikan sebagian kamu atas sebagian (yang lain) beberapa derajat, untuk mengujimu tentang apa yang diberikanNya kepadamu. Sesungguhnya Rabbmu amat cepat siksaan-Nya, dan sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. 6:165)

    Dan sesungguhnya telah Kami tulis di dalam Zabur sesudah (Kami tulis dalam) Lauh Mahfuzh, bahwasanya bumi ini dipusakai hamba-hamba-Ku yang saleh. (QS. 21:105)

    (yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi, niscaya mereka mendirikan shalat, menunaikan zakat, menyuruh berbuat yang maruf dan mencegah dari perbuatan yang mungkar; dan kepada Allah-lah kembali segala urusan. (QS. 22:41)

    5. Untuk mendapatkan ridho derajat yang tinggi disisi ALLAH SWT, Insan Hablumminallah sebelumnya /terlebih dahulu telah disucikan lahir dan batinnya dengan melewati bimbingan, ujian dan cobaan secara khusus dalam kehidupannya.

    ALLAH SWT berfirman:

    (yaitu) pada hari ketika kamu melihat orang mukmin laki-laki dan perempuan, sedang cahaya mereka bersinar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, (dikatakan kepada mereka): “Pada hari ini ada berita gembira untukmu, (yaitu) surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, yang kamu kekal di dalamnya. Itulah keberuntungan yang besar”. (QS. al-Hadid (57) : 12)

    Pada hari ketika orang-orang munafik laki-laki dan perempuan berkata kepada orang-orang yang beriman: “Tunggulah kami supaya kami dapat mengambil sebahagian dari cahayamu”. Dikatakan (kepada mereka): “Kembalilah kamu ke belakang dan carilah sendiri cahaya (untukmu)”. Lalu diadakan di antara mereka dinding yang mempunyai pintu. Di sebelah dalamnya ada rahmat dan di sebelah luarnya dari situ ada siksa. (QS. al-Hadid (57) : 13)

    Orang-orang munafik itu memanggil mereka (orang-orang mukmin) seraya berkata: “Bukankah kami dahulu bersama-sama dengan kamu?” Mereka menjawab: “Benar, tetapi kamu mencelakakan dirimu sendiri dan menunggu (kehancuran kami) dan kamu ragu-ragu serta ditipu oleh angan-angan kosong sehingga datanglah ketetapan Allah; dan kamu telah ditipu terhadap Allah oleh (syaithan) yang amat penipu. (QS. al-Hadid (57) : 14)

    Sesungguhnya Allah telah memberi karunia kepada orang-orang yang beriman ketika Allah mengutus di antara mereka seorang Rasul dari golongan mereka sendiri, yang membacakan kepada mereka ayat-ayat Allah, membersihkan (jiwa) mereka, dan mengajarkan kepada mereka Al Kitab dan Al Hikmah. Dan sesungguhnya sebelum (kedatangan Nabi) itu, mereka adalah benar-benar dalam kesesatan yang nyata.(QS. Ali Imran (3) : 164)

    Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lobang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang banyak berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat (nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (QS. an-Nur (24) : 35)

    Mereka itu adalah orang-orang yang telah diberi nikmat oleh Allah, yaitu para nabi dari keturunan Adam, dan dari orang-orang yang Kami angkat bersama Nuh, dan dari keturunan Ibrahim dan Israil, dan dari orang-orang yang telah Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih. Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pemurah kepada mereka, maka mereka bersyungkur dengan bersujud dan menangis. (QS. Maryam (19) : 58)

    6. Keberadaan Insan Habluminallah saat ini, belum banyak diketahui dan masih misterius, sekalipun itu keluarga, saudaranya, tetangganya atau teman dekatnya, apabila mereka berkata yang sesungguhnya apa yang sedang terjadi, maka hanya caci maki, hinaan & fintnah yang diterimanya, “ini merupakan rahasia ALLAH SWT”

    ALLAH SWT berfirman:

    Dan Kami hendak memberi karunia kepada orang-orang yang tertindas di bumi itu dan hendak menjadikan mereka pemimpin dan menjadikan mereka orang-orang yang mewarisi (bumi), (QS. 28:5)

    7. Kemunculan Insan Hablumminallah ini tidak bisa didasari atas kepentingan/ambisi pribadi, kelompok atau golongan, tetapi berdasarkan kehendak dari ALLAH SWT yang maha pengasih lagi maha penyayang umat-Nya di seluruh dunia.

    8. Kemunculan Insan Hablumminallah (Insan Sejati/Khalifah ALLAH) ini sudah dapat kita rasakan/ketahui dengan adanya tanda-tanda berguncangnya alam semesta (”seperti saat ini banyak bencana yang sedang dan sudah terjadi, banjir bandang, gempa bumi, gunung meletus, angin topan, kebakaran, peperangan & musim/cuaca yang tidak menentu akibat putaran Bumi / massa yang dipercepat”), ini terjadi semata-mata untuk memepercepat dan membersihkan tempat dimana urusan atau risalah ALLAH SWT akan diturunkan.

    ALLAH SWT berfirman:

    Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (QS. al-Hadid (57) : 22)

    (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri, (QS. al-Hadid (57) : 23)

    9. Dari jumlah milyaran penduduk di dunia, hanya kepada Insan Hablumminallah ALLAH SWT telah ridho menurunkan rahmat dan hidayah-Nya, dimana jumlah Insan Hablumminallah hanya dibawah hitungan jari tangan kita, latar belakang kehidupan Insan Habluminallah adalah rakyat biasa, Ia bukan seorang ahli agama, ilmuwan, atau pakar politik, oleh karena itu kita sebagai bangsa Indonesia wajib bersyukur kepada ALLAH SWT atas terpilihnya sebagian kecil umat di Indonesia untuk menerima & menjalankan, melaksanakan perintah-Nya yaitu amanah dari ALLAH SWT dalam membantu, membangun, menata, mensejahterakan dan memakmurkan umat di dunia. Dan untuk saat ini kami hanya bisa menghimbau kepada saudara-saudara untuk bersabar, dan bertawakal kepada ALLAH SWT dalam menjalani masa proses kemunculan risalah ALLAH SWT ini, sehingga kesuksesan, berkah, rahmat dari ALLAH SWT, yang sudah diraih dapat segera dinikmati oleh kita semua.

    ALLAH SWT berfirman:

    Atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi? Apakah di samping Allah ada ilah (yang lain)? Amat sedikitlah kamu mengingati(Nya). (QS.27:62)

    Wahai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung.
    (QS. Ali Imran (3) : 200)

    Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. (QS al-Maaidah [5]: 3)

    Demikian, berita risalah ALLAH SWT ini saya sampaikan, semoga bermanfaat bagi bangsa dan umat di dunia ini yang sedang krisis multi dimensi dan ALLAH SWT selalu menyertai kita semua “amin”.

    Mohon maaf apabila dalam menyampaikan berita baik ini kurang berkenan di hati anda, karena ini adalah merupakan berita sesungguhnya terjadi “BUKAN BASABASI”.

    Wassalamu’alaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    Jakarta, 9 Juni 2009
    TTD
    Insan Hablumminallah
    hablumminallah.wordpress.com

    Comment by Silent King — June 9, 2009 @ 3:57 am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham